Loading...

Selasa, 31 Januari 2012

contoh kalimat 300 kata


Dengan memahami bahasa tubuh bermanfaat untuk menunjang sukses dalam karir. Mengamati gerak-gerik, tingkah laku, ekspresi seseorang kita bisa mengetahui perasaan, pikiran dan karakter seseorang. Kebiasaan di tiap negara berbeda-beda, dari cara berjabat tangan, cara berbicara, tatapan mata, dan sebagainya.
1. Mempermudah transaksi penjualan
Sebagai seorang wiraniaga sebaiknya mempelajari bahasa tubuh. Ketika berbicara dengan customer tidak memasukkan tangan ke saku, agar customer merasa dihargai. Dimulai dari posisi duduk sebelum presentasi kepada calon pembeli. Memperhatikan selama menjelaskan produk apakah pembeli merasa tertarik, bosan atau keberatan dilihat dari ekspresi wajahnya, cara duduknya dan cara merespon pertanyaan yang diajukan.
2. Mempermudah dalam negosiasi bisnis
Ketika kita berjabat tangan dengan seseorang kita dapat merasakan genggaman tangannya. Genggaman yang kuat menandakan semangat dalam diri orang tersebut, sifat  keras bahkan terkesan menunjukkan kekuasaan. Setidaknya kita sudah bisa menebak sifat orang yang kita ajak negosiasi.
3. Mempererat hubungan
Seorang atasan yang memahami bahasa tubuh lebih mudah melakukan pendekatan dengan karyawannya. Waktu menyampaikan perintah atau gagasan bisa mengetahui tanggapan dari karyawan dari ekspresi wajahnya, terlihat senang atau murung, nada suaranya apakah datar atau bersemangat. tentunya setelah mengetahui reaksi karyawan kita tidak terlalu memaksakan kehendak, bahkan kalau keberatan berusaha mencari titik tengahnya.
4. Menarik simpati lawan jenis
Seorang pria yang tertarik dengan teman wanitanya terlihat dari caranya menatap dan berbicara. Beberapa wanita akan risih jika pria menatap mereka dari wajah, turun ke dada terus ke kaki. Pria kadang terlihat gugup atau malu waktu berbicara. Mungkin sebelum bertemu ia akan berpakaian rapi dan menyiapkan kado atau hadiah yang istimewa.
Bagaimana mengetahui seseorang yang berbohong? Coba kita perhatikan waktu dia berbicara terlihat gugup ataukah biasa saja. Waktu berbicara sambil menggaruk kepala atau terlihat tegang. Kalau memang berbohong sering terjadi gerakan yang tidak sinkron, misalnya waktu cerita lucu tapi wajahnya tegang. Harus bisa dibedakan juga apakah gerakannya spontan atau dibuat-buat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar